Konsep Desain Rumah dan Kantor

Kreasi Desain Atap Rumah yang Unik dan Memukau

0 482

Atap dikenal tak hanya sebagai pelindung rumah dari cuaca panas dan hujan. Atap juga memegang peranan penting dalam tampilan eksterior rumah secara keseluruhan. Desain atap yang sesuai dengan iklim dan kreasi desain atap rumah yang unik dan memukau menjadi pertimbangan penting ketika membangun atau membeli rumah, oleh sebab ini dalam artikel ini kami akan memberikan anda konseep atap yang mungkin ada yang cocok untuk suasana rumah anda.

Namun, sebaiknya jangan hanya mempertimbangkan kreasi desain saat membangun rumah. Tapi juga pertimbangan mengenai desain yang fungsional secara keseluruhan. Beberapa desain atap unik berikut ini bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin tampilan rumah berbeda dari yang lain namun tetap fungsional.

Lihat juga : Desain Jendela Unik Untuk Inspirasi Rumah Impian

Lihat juga : Inspirasi Desain Teras Depan Rumah Anti-Mainstream 

Lihat juga : Model Desain Taman Keren Untuk Rumah Minimalis

Variasi Atap Datar

Atap datar biasanya dipilih oleh pribadi yang menyukai hal praktis dan berkelas. Rumah beratap datar biasanya memiliki kesan prestise tersendiri karena terkesan modern dan kekinian. Atap seperti ini bisa dikombinasikan dengan atap miring maupun dibuat sebagai rooftoop dengan menambahkan dak biasa dengan sedikit balkon.

Desain Atap Datar
Desain Atap Datar

Selain estetis, atap datar juga multifungsi. Anda bisa menambahkan ventilasi tambahan di atap datar atau menambahkan kolam renang, taman, menempatkan bak penampungan air atau menambahkan gazebo sebagai tempat bersantai.

 

Desain Atap Pelana (Gable Roof)

Atap pelana merupakan atap rumah yang paling banyak diterapkan di Indonesia. Atap pelana memiliki desain paling sederhana dan bisa dikombinasikan dengan model atap lain seperti atap datar sehingga menjadi lebih unik. Selain sederhana, atap pelana juga cocok dengan curah hujan di ikilm tropis sehingga cocok dibangun di Indonesia.

Atap Pelana atau Gable Roof
Atap Pelana atau Gable Roof

Variasi Atap Perisai (Hip Roof)

Di samping atap pelana, atap perisai juga paling banyak diterapkan di Indonesia. Atap model ini dipercaya mampu mengantisipasi kondisi cuaca daerah tropis dengan baik. Atap perisai juga bisa dikombinasikan dengan model atap lainnya seperti atap datar atau atap modern minimalis.

Desain Atap Perisai atau
Desain Atap Perisai atau

 

Desain Atap Sandar (Shed Roof)

Atap sandar atau sengkuap biasa dipakai sebagai kombinasi dengan atap perisai, atap pelana atau atap datar untuk menutupi bagian selasar, teras dan balkon. Model atap sandar yang kontemporer sering dipakai untuk variasi rumah model minimalis atau sebagai atap utama.

Atap Sandar
Atap Sandar

 

Atap Awan (Cloud House)

Cloud House Melbourne
Cloud House Melbourne

Atap berbentuk awan mungkin terasa aneh, tapi tidak demikian dengan atap awan yang ada pada Cloud House di Melbourne, Australia dan kabin Le Nuage. Uniknya, tak hanya atapnya saja yang berbentuk awan, tapi juga seluruh bangunannya yang bergelombang sehingga terkesan lucu namun tetap indah dipandang.

Kabin La Nuage
Kabin La Nuage

 

Atap Mansard (French Roof)

Atap mansard sering dipakai pada awal abad pertengahan di Perancis. Atap ini merupakan perpaduan antara atap perisai dan atap gambrel, dimana terdiri dari empat sisi curam yang bersambung dengan atap perisai di bagian puncaknya. Di bawah bagian atap yang curam, biasanya meninggalkan ruang yang cukup besar.

Atap Mansard
Atap Mansard

Ruangan di bawah atap bisa dipakai sebagai gudang atau kamar tidur. Dari segi desain, atap rumah Perancis tampak unik dan cantik. Biasanya jendela akan dibuat berukuran kecil dan 4 dimensi sehingga tampak lebih menonjol dari bangunan utama. Beberapa rumah peninggalan zaman Belanda di Indonesia juga terlihat menggunakan atap jenis ini.

 

Atap Ijuk

Atap ijuk biasanya dipilih untuk rumah atau bangunan hotel yang mengusung tema alami atau ramah lingkungan. Atap ini terbuat dari lembaran ijuk tanaman aren dan disusun sedemikian rupa sehingga bisa menutup dengan sempurna. Meski terbuat dari bahan alami, ternyata atap ijuk seperti ini mampu bertahan antara 15 hingga 50 tahun.

Atap Ijuk
Atap Ijuk

Penutup atap ijuk umumnya memiliki kemiringan atap lebih dari 40 derajat dan terdiri dari minimal dua lapisan ijuk. Semakin tebal lapisan ijuk yang digunakan, maka semakin tahan lama atap ijuk tersebut. Keuntungan memakai atap ijuk seperti ini adalah terasa sejuk di siang hari dan hangat di malam hari.

 

Atap Gambrel (Dutch Roof)

Atap gambrel atau sering disebut dengan atap rumah Belanda ini sering diaplikasikan di Amerika Utara, Inggris dan rumah peninggalan zaman kolonial. Atap ini menggunakan dua bidang yang terdiri dari dua kemiringan di tiap sisinya. Bila dilihat sekilas, atap ini terdiri dari bagian atas yang landai dan bagian bawah yang curam.

Atap Gambrel
Atap Gambrel

 

Atap Joglo (Bonnet Roof)

Atap Joglo Ala Amerika (Bonnet Roof)
Atap Joglo Ala Amerika (Bonnet Roof)

Bila atap mansard berbentuk landai di puncak dan curam di tepinya, maka atap bonnet kebalikannya. Atap ini berbentuk curam di bagian puncak dan melandai di bagian tepinya. Atap seperti ini menyerupai atap limas bersusun dan sering diterapkan di rumah tradisional Jawa atau di rumah-rumah ibadah di Thailand.

Atap Joglo Jawa
Atap Joglo Jawa

Atap Kupu-kupu

Atap rumah berbentuk kupu-kupu merupakan hasil kombinasi antara dua atap pelana yang melandai di bagian tengahnya sehingga berbentuk menyerupai kupu-kupu. Atap seperti ini tak hanya tampak cantik, tapi juga fungsional. Bagian atap yang menjorok ke bawah mampu berperan sebagai penampung air hujan sehingga bisa dipakai untuk keperluan lainnya.

Atap Kupu-kupu
Atap Kupu-kupu

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.